Get Gifs at CodemySpace.com

Sabtu, 14 Januari 2012

Perawatan Wajah Secara Alami




Perawatan Problem Wajah

Masker apel (supaya kulit tampak segar)
Bahan:
1 buah apel besar
5 sdt madu
Cara membuat:
- Kupas apel besar, kemudian rebus di dalam air hangat hingga apel menjadi lembut. lalu keluarkan dari air mendidih.
- Diamkan sesaat sampai agak dingin, lalu hancurkan.
- Tambahkan madu ke dalam adonan apel, lalu campurkan.
- Oleskan masker pada wajah secara merata.
- Diamkan selama kira-kira 10 menit, lalu bilas wajah dengan air dingin. Rasakan kesegaran kulit wajah Anda.
Masker daun kol untuk kulit kering
Apabila kulit kita kering, maka perawatan ekstra sangat diperlukan. Untuk kulit kering, cobalah menggunakan masker dari daun kol.
Bahan:
beberapa lembar daun kol
1/4 sdt ragi
1 sdt madu
Cara membuat:
- Ambil beberapa lembar daun kol, lalu haluskan (bisa menggunakan blender karena yang kita perlukan adalah ekstrak jusnya).
- Tambahkan ragi dan madu ke dalam jus daun kol, lalu aduk hingga merata.
- Masker siap dipakai. Oleskan ke wajah dengan menggunakan kuas agar lebih merata. Biarkan agak tebal memenuhi wajah dan leher. Diamkan selama 15 menit.
Setelah itu, hapus masker menggunakan kapas basah. Cucilah wajah. Masker ini dapat mengurangi efek penuaan dini, juga menghindarkan kulit dari kekeringan.
Lotion stroberi untuk kulit berminyak
Stroberi yang berasa manis bercampur masam dan digemari oleh anak-anak ini ternyata mempunyai manfaat yang luar biasa, terutama bagi yang mempunyai problem wajah dengan jenis kulit berminyak. Pemanfaatannya adalah dengan meramunya menjadi masker stroberi.
Bahan:
250 gr stroberi
100 gr gula
Cara membuat:
- Campur stroberi dan gula ke dalam panci.
- Rebus hingga bercampur dan mendidih.
- Dinginkan, lalu didihkan lagi.
- Diamkan hingga dingin, lalu masukkan ke dalam kulkas.
- Oleskan pada kulit sebagai lotion.
Masker daun pepaya untuk wajah berjerawat
Jerawat? No way!.
Meskipun sudah banyak tersedia obat jerawat di apotek dan toko kosmetik, tetapi tak ada salahnya mencoba resep ini. Selain murah meriah, efek sampingnya pun nyaris tak ada. Daun pepaya mengandung senyawa antibakteri yang berfungsi mengurangi koloni bakteri pada perawatan wajah yang berjerawat.
Bahan:
2 — 3 lembar daun pepaya tua
air
Cara membuat:
- Siapkan daun pepaya tua
- Cuci dengan air mengalir, lalu tumbuk sampai halus.
- Tambahkan sekitar satu setengah sendok air.
- Oleskan pada kulit wajah. Diamkan sampai mengering. Cuci perlahan dengan air hangat.
Masker putih telur untuk kulit mengelupas
Bagi beberapa wanita, pada kondisi udara dingin, kulit terkadang agak mengelupas, terutama di wilayah T pada wajah. Untuk mengatasinya bisa masker putih telur sebagai berikut bisa digunakan.
Bahan:
1 btr telur ayam
1/2 sdm madu asli
Cara membuat:
- Siapkan telur ayam (apa saja) dan ambil bagian putihnya.
- Campurkan dengan madu asli.
- Oleskan pada wajah secara merata.
- Biarkan sampai kering, lalu bersihkan dengan air hangat.
Masker susu untuk menghaluskan kulit
Susu mengandung protein kasein yang memiliki fungsi menghaluskan kulit sekaligus membuatnya kencang dan bercahaya. Cara membuat masker ini pun sangat mudah.
Bahan:
1 sdt susu bubuk skim
Cara membuat:
- Ambil kurang lebih satu sendok teh susu bubuk skim.
- Campurkan dengan air hangat secukupnya, jangan terlalu encer.
- Oleskan pada wajah secara merata.
- Biarkan sampai kering, lalu basuhlah dengan air hangat. Bilas dengan air dingin. Maka wajah akan terasa kencang dan halus serta bercahaya. Khusus untuk masker susu ini bisa digunakan setiap dua hari sekali.
Demikian cara perawatan wajah secara alami yang bisa dipraktikkan di rumah. Mudah sekali, bukan? Anda tidak perlu merogoh kocek dalam-dalam. Bahkan, mungkin bahan-bahan tersebut sudah tersedia di rumah.
Selamat mencoba!
Sumber:

Tugas Softskill Bahasa Indonesia IV [Kutipan, Daftar Pustaka, Abstrak]

Pada tulisan saya kali ini, saya akan coba membahas tentang Kutipan, Daftar Pustaka dan Abstrak beserta masing-masing contohnya. 
  1. Pengertian kutipan, jenis/macam-macam kutipan, cara membuat kutipan, dan contoh dari kutipan
  2. Pengertian Daftar pustaka, cara membuat daftar pustaka, dan contoh daftar pustaka
  3. Pengertian abstrak, cara membuat abstrak, dan contoh dari abstrak

  • Kutipan
* Pengertian mengutip dan fungsinya *

Kutipan adalah salinan kalimat,paragraph,atau paendapat dari seorang pengarang atau ucapan orang terkenal karena keahliannya,baik yang terdapat dalam buku,jurnal,baik yang melalui media cetak maupun elektronik.menurut kamus besar bahasa Indonesia,mengutip adalah mengambil perkataan atau kalimat dari buku atau yang lainnya.mengutip itu berbeda dengan plagiat.plagiat adalah mengambul karangan karangan atau pendapat orang lain dan menjadikannya seolah-olah karangan atau pendapat sendiri. Yang perlu dihindari ialah kutipan yang tuidak mengandung makna apa-apa dalam tulisan anda. Naamun, namanya mengutip, jangan sekalia=kali melakukan kesalahan ketika mengutip. Kalau ternyata terdapat kesalahan dalam teks yang dikutip, penulis dapat memberikan catatan khusus langsung pada teks dengan tanda kurung, lalu diberi tanda’sic’, yakni singkatan dari sicut(latin) yang berarti: memang demikianlah asalnya (tercetak). Atau, sesuai petunjuk dari Depdiknas-PusatBahasa sepertu termuat dalam Buku Pedoman Umum EYD, berikan tanda siku [ ] mengapit kutipan yang ternyata salah itu.
Fungsi kutipan:
  1. Untuk menunjang fakta,konseo, gagasan atau untuk memberikan informasi tentang sumber data, gagasan dan lain-lain yang relevan(catatan acuan)
  2. Untuk memberikan penjelasan penambahan tentang suatu masalah tyang dikemukakan dalam teks atau untuk menjelaskan definisi istilah secara cermat(catatan kaki)
* Macam-macam kutipan *

Pada umumnya kutipan dapat dibedakan mmenjadi 2 macam, yaitu:
1. Kutipan langsung (Direct Quotation)
Adalah kutipan yang dilakukan persis seperti sumber aslinya, kata-kata yang digunakan sama seperti bahan aslinya, 

Kutipan langsung biasanya digunakan untuk hal-hal sebagai berikut:
a. untuk mengutip rumus atau model matematika
b. untuk mengutip peraturan-peraturanhukum, surat keputudsan, surat perintah.
c. untuk mengutip peribahasa, puisi, karyadrama, dan kata-kata mutiara.
d. untuk mengutip beberapa definisi yang dinyatakan dalam kata-kata yang sudah pasti.
e. untuk memgutip beberapa pernyataan ilmiah yang jika dinyatakan dalam bentuk lain dikhawatirkan akan kehilangan maknanya.

Kutipan langsung dibagi menjadi 2,yaitu:
a.kutipan langsung pendek (short direct quotation)
Adalah kutipan langsung yang panjangnya tidak nmelebihi tiga baris ketikan. Kutipan yang demikian dimasukkan dalam teks dengan memberikan tanda petik dyantara bahan yang dikutip. Kalau kutipan itu perlu dihilangkan beberapa kata atau bagian dari kalimat, maka pada awal kalimat diberi titik tiga buah.

b. kutipan langsung panjang (Long Direct Quotation)
Adalah kutipan langsung yang panjangnya lebih dari tiga baris ketikkan. Kutipan tersebuut diberi tempat sendiri, dalam alinea baru yang berdiri sendiri, diketik dengan satu spasi, dan lebar jorokkan kedalam dan kalimat pertama adalah tujuh ketukan huruf dari garis tepi yang baru, sedangkan baris kedua dan seterusnya dimulai sesudah dua ketukan huruf dari garis tepi kiri, serta tidak ditulis antara tanda petik.

2. Kutipan tidak Langsung (Indirect Quotation atau paraphrase)
Adalah kutipan yang tidak persis sama seperti bahan aslinya. Kutipan ini merupakan suatu ketikan pokok-pokok pikiran atau ringkasan kesimpulan menurut jalan pikirasn dan bahasa pengutip sendiri. Kutipan ini tidak dituliskkan diantara tanda petik, melainkan langsung dimasukkan dalam kalimat atau alinea.

Kutipan tidak langsung dibedakan mennjadi dua, yaiti:
a. kutipan tidak langsung pendek(short indirect quotation)
adalah kutipan tidak langsung yang terdiri darisatu alinea atau kurang.
b. kutipan tidak langsung panjang(long indirect quotation)
adalah kutipan tidak langsung yang terdiri lebih dari satu alinea.

* Cara Penulisan Sumber Kutipan dari Berbagai Sumber *
Selain buku, sumber lain yang dapat dikutip adalah:
1. Buku
Cara penulisan:
-jika satu sampai tiga pengarang, nama penulis ditulis sesuai dengan nama pengarang pada buku dan diikuti koma. Jika pengarang lebuh dari tiga pengarang, nam pengarang pertama diikuti singkatan dkk(dan kawan-kawan) atau et.al(et alli)
-judul buku dicetak miring
-judul buku yang diikuti informasi(sub jadul, jilid, edisi);tidak disisipi koma atau titik.
-informasi penerbitan diapit tanda kurung dengan urutan nam kota(diikuti titik dua), penerbit(diikuti koma)dan tahun, setelah kurung tutup diberu koma.
-dapat diikuti kata halaman(disingkat hlm atau h ) dan dapat juga, nomor halaman angka arab dan diakhiri dengan titik.
2. Penerbitan pemerintah, lembaga, organisasi atau badan-badan yang terkemuka.
Cara penulisan:
Nama lembaga, judul penerbitan(diberi garis bawah), data tentang penerbitan(tabggal, bulan, serta tahun diapit tanda kurung), nomor halaman(bisa disingkat hlm. Atau h).
3. Surat kabar
Cara penulisan:
Macam tulisan atau nama pengarang(jika ada), judul berita atau karangan, nama surat kabar, data tentang penerbitan, bagian(jika ada, nomor halaman, kolom(jika ada).
4. Artikel dalam jurnal
Cara penuilisan:
Nama pengarang, juduk artikel(diikuti tanda petik), nama jurnal(dicrtak miring), nomor volume:nomor halaman, (tempat, bulan dan tahun penerbitan), nomor halaman.
5. Terjemahan
Cara penulisan:
Nama asli pengarang, judul asli buku atau judul terjemahan, penerjemah(bisa disingkat terj.), (nama kota;penerbit, tahun), nomor halaman.
6. Majalah
Cara penulisan:
Nama pengarang,judul artikel(diapit tanda petik),nama majalah dicetak miring(koma diletakkan sebelum tanda petik terakhir) nomor dan tanggal penerbitan, nomor halaman.

Contoh Kutipan *

1. Kutipan langsung
“Pustaka Java berisi ribuan (lebih dari 5000) kelas beraneka ragam keampuhan. Kekayaan ini merupakan kandungan tersembunyi bahwa penggunaannya dapat menghemat ratusan jam kerja. Keampuhan ini hanya dapat dimanfaatkan bila kita rajin mencoba. Sebelum membuat solusi sendiri, coba eksplorasi pustaka bahasa, mungkin telah diselesaikan” (Bambang Hariyanto, Esensi-esensi Bahasa Pemrograman Java, 2007, Hal. 37-38)
“Java memisahkan komponen untuk menampilkan keluaran dengan komponen untuk melakukan format keluaran. Keuntungan pemisahan antara lain format keluaran benar-benar sangat kaya melebihi yang dapat diperoleh di C++” (Bambang Hariyanto, Esensi-esensi Bahasa Pemrograman Java, 2007, Hal. 78)
2. Kutipan tak langsung
Penulisan dengan identasi merupakan konvensi penulisan yang bagus untuk diikuti. Identasi berarti memberi iden setiap menemui blok baru pada blok-blok yang berbeda. Identasi adalah gaya penulisan program bukan bagian bahasa secara teknis, sehingga digunakan untuk memperjelas pembacaan program oleh pemrogram, bukan oleh kompilator. Kompilator menghasilkan keluaran yang sama meski tanpa identasi. (Bambang Hariyanto, Esensi-esensi Bahasa Pemrograman Java, 2007, Hal. 174)
Polymorphism, yang berarti mempunyai banyak bentuk, merupakan konsep pokok di dalam perancangan berorientasi objek. Dua objek atau lebih dikatakan polymorphic jika mempunyai antarmuka-antarmuka yang identik namun mempunyai perilaku-perilaku berbeda. (Bambang Hariyanto, Esensi-esensi Bahasa Pemrograman Java, 2007, Hal. 357)
3. Kutipan dalam kutipan
‘Bahasa Java tidak lagi hanya untuk pemanis di web sebagai applet yang membikin Duke berdansa. Java adalah kakas, tetap hanya perangkat, bagaimanapun tetap hanya orang hebat yang dapat memberi arti penting kakas seperti dikatakan James Gosling, tokoh terpenting di Java : “All along, the language was a tool, not the end”’. (Bambang Hariyanto, Esensi-esensi Bahasa Pemrograman Java, 2007, Hal. 7-8)

  • Daftar Pustaka
* Pengertian Daftar Pustaka *

Daftar pustaka (bibliografi) adalah daftar yang berisi judul buku-buku, artikel-artikel dan bahan-bahan penerbitan lainnya, yang mempunyai pertalian dengan sebuah atau sebagian karanagn yang disertainya.

Bahan-bahan yan layak dimasukkan kedalam daftar pustaka, harus berupa kutipan yang diambil dari sumber ynag dapat dipertangung jawabkan secara berbbot dan ilmiah. Semakin berbobot referensi yang digunakan berarti menunjukkan sekin bernilai dan berbobot karangan tersebut. Bahan yang tidak digunakan atau tidak dikutip dalam teks karangan atau sebaliknya. Karena itu, kejujuran dan objektifitas dalam memasukkan kutipan adalah tanggung jawab penulis.

* Cara membuat daftar pustaka *

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penyusunan daftar pustaka:
1. Jika satu pengarang, maka nama pengarang disusun dari belakang ke depan mengikuti urutan dalam buku kecuali nama Tionghoa.
2. Penulis dua pengarang atau lebih, nama penulis pertama dibalik, penulis kedua dan seterusnya tidk diblik.
3. Daftar pustaka ditulis menurut alphabtis, tanpa diberi nomer urut.
4. Semua referensi yang ada dalam kutipan dan catatan kaki dimasukkan dalam daftar pustaka.
Penyusunan bibliografi ada dua cara,yaitu:
1.Nama pengarang,judul,nama kota:nama penerbit,tahun penerbitan.
2.Nama pengarang.tahun penerbitan(angka tahum boleh diapit tanda kurung,asal konsisten).judul,kota penerbit:nama penerbit.
Cara yang kedua lebih banyak digunakan karena berlaku secra internasionl,atau disebut model APA(American Psychological Association).

* Contoh Daftar Pustaka *

Berikut ini merupakan contoh dari bagaimana penulisan daftar pustaka pada penulisan makalah, skripsi atau penelitian dan lain sebagainya.

1. Penulisan daftar pustaka dalam pengambilan data dari internet, 
pertama; tulis nama, kedua; tulis (tahun buku atau tulisan dibuat dalam tanda kurung) setelah itu beri (tanda titik), ketiga; tulis judul buku/tulisannya lalu beri (tanda titik) lagi, keempat; tulis alamat websitenya gunakan kata (from) untuk awal judul web dll setelah itu beri tanda koma, kelima; tulis tanggal pengambilan data tersebut ok. Seperti contoh dibawah ini:
2. Penulisan daftar pustaka dalam pengambilan data dari buku, 
pertama; penulisan nama untuk awal menggunakan huruf besar terlebih dahulu setelah nama belakang ditulis beri (tanda koma), dimulai dari nama belakang lalu beri (tanda koma) dan dilanjutkan dengan nama depan, kedua; tahun pembuatan atau penerbitan buku, ketiga; judul bukunya ingat ditulis dengan mengunakan huruf miring setelah judul gunakan (tanda titik), keempat; tempat diterbitkannya setelah tempat penerbitan gunakan (tanda titik dua), dan kelima; penerbit buku tersebut diakhiri dengan (tanda titik). Seperti contoh dibawah ini:
  • Peranginangin, Kasiman (2006). Aplikasi Web dengan PHP dan MySql. Yogyakarta: Penerbit Andi Offset.
  • Soekirno, Harimurti ( 2005). Cara Mudah Menginstall Web Server Berbasis Windows Server 2003. Jakarta: Elex Media Komputindo.
3. Penulisan daftar pustaka yang lebih dari satu/dua orang penulis dalam buku yang sama. 
Pertama  tulis nama belakang dari penulis yang pertama setelah nama belakang beri (tanda koma) lalu tulis nama depan jika nama depan berupa singkatan tulis saja singkatan itu setelah nama pertama selesai beri (tanda titik) lalu beri (tanda koma) untuk nama kedua / ketiga ditulis sama seperti nama sali alis tidak ada perubahan, yang berubah penulisannya hanya orang pertama sedangkan orang kedua dan ketiga tetap. Setelah penulisan nama kedua selesai, nah jika tiga penulis gunakan tanda dan (&) pada nama terakhir begitupula jika penulisnya hanya dua orang saja, setelah penulisan nama selesai, Kedua; tahun pembuatan atau cetakan buku tersebut dengan diawali [tanda kurung buka dan kurung tutup/ (  )] setelah itu beri (tanda titik). Ketiga; judul buku atau karangan setelah itu beri (tanda koma) dan ditulis dengan huruf miring ok. keempat; yaitu penulisan tempat penerbitan/cetakan setelah itu beri (tanda titik dua : ) dan terakhir kelima; nama perusahaan penerbit buku atau tulisan tersebut dan diakhiri (tanda titik) ok.  Untuk gelar akademik tidak ditulis dalam penulisan daftar pustaka. Nah ini contohnya Seperti dibawah ini:
  • Suteja, B.R., Sarapung, J.A, & Handaya, W.B.T. (2008). Memasuki Dunia E-Learning, Bandung: Penerbit Informatika.
  • Whitten, J.L.,Bentley, L.D., Dittman, K.C. (2004). Systems Analysis and Design Methods. Indianapolis: McGraw-Hill Education.
Perlu diingat juga untuk penulisan daftar pustaka yang banyak harus berurutan penulisannya. Nama dari sumber yang diambil sebagai daftar putaka ditulis berdasarkan urutan Abjad dari nama masing-masing tersebut, dimulai dengan Abjad A-Z itulah urutan penulisan daftar pustaka yang baik yaitu sesuai dengan urutan nama-namanya.

  • Abstrak
* Pengertian Abstrak *
Menurut American National Standards Institute (1979), definisi abstrak adalah representasi dari isi dokumen yang singkat dan tepat. Abstrak merupakan bentuk ringkas dari isi suatu dokumen yang terdiri atas bagian-bagian penting dari suatu tulisan, dan mendeskripsikan isi dan cakupan dari tulisan.
* Cara Membuat Abstrak *
Dua konsep utama dalam membuat abstrak:
  1. Conciseness
  2. Significance
Berikut adalah beberapa petunjuk bagaimana sebuah abstrak itu dibuat.
ABSTRAK ARTIKEL ILMIAH
Tulis:
  • Nama penulis artikel
  • Judul artikel
  • Judul, no. Majalah, bulan dan tahun terbit, jumlah halaman
  • Isi abstrak
  • Nama pengabstrak
ABSTRAK LAPORAN PENELITIAN/SKRIPSI/TESIS/DISERTASI
Tulis:
  • Nama penulis
  • Judul
  • Tahun dan jumlah halaman
  • Isi abstrak memuat pokok permasalahan, tujuan dan metode penelitian, hasil penelitian, simpulan
  • Nama pengabstrak
ABSTRAK PERATURAN
Tulis:
  • Judul, nomor dan tahun peraturan
  • Isi peraturan memuat landasan filosofis dikeluarkannya peraturan, dasar hukum, isi peraturan
  • Catatan
  • Nama pengabstrak
TEKNIK PENULISAN
  • Jarak ketik 1 spasi
  • Maksimal 250 kata
  • Gunakan kalimat aktif
  • Buang kalimat yang sifatnya memberikan keterangan pelengkap


Referensi:









Minggu, 01 Januari 2012

Alinea [Tugas Softskill II Bahasa Indonesia]

 Tulisan saya kali ini akan membahas tentang Alinea.

 Paragraf Deduktif, Induktif dan Deduktif-Induktif beserta masing-masing contohnya

  • Paragraf Deduktif adalah gagasan utama yang terletak di kalimat awal dalam satu paragraph, kemudian diikuti dengan beberapa kalimat penjelas ( paragraph dari umum ke khusus ).

Contoh :
Penggunaan bahasa Indonesia di seluruh Indonesia dewasa ini belum dapat dikatakan seragam. Perbedaan dalam struktur kalimat, lagu kalimat, dan ucapan terlihat dengan mudah. Pemakaian bahasa Indonesia sebagai bahasa pergaulan sering dikalahkan oleh bahasa daerah. Di lingkungan persuratkabaran, radio, dan televisi sudah terjaga dengan baik. Para pemuka kitapun pada umumnya belum memperlihatkan penggunaan bahasa Indonesia dengan baik dan benar. Fakta-fakta di atas menunjukan bahwa pengajaran bahasa Indonesia perlu ditingkatkan.
  • Paragraf Induktif adalah gagasan utama yang terletak pada kalimat akhir dalam satu paragraph, setelah beberapa kalimat penjelas ( paragraph dari khusus ke umum ).

Contoh :
Di era zaman globalisasi ini, banyak orang yang memiliki sepeda motor. Itu disebabkan, karena sekarang mereka bisa memiliki sepeda motor dengan cepat dan mudah. Agar tidak datang terlambat, banyak orang yang berangkat bekerja dengan mengendarai sepeda motor. Bahkan anak sekolah pun tidak mau kalah. Mereka berangkat ke sekolah memilih mengendarai sepeda motor. Dari pada naik sepeda biasa ataupun angkutan umum. Begitu juga dengan ibu-ibu. Untuk pergi ke pasar saja, mereka menggunakan sepeda motor. Hal ini menunjukkan bahwa sekarang sepeda motor dianggap sebagai barang yang sangatlah penting dalam kehidupan sehari-hari.
  • Paragraf Deduktif-Induktif adalah gagasan utama yang letak nya di awal dan di akhir kalimat.

Contoh :
Kondisi perairan Sulawesi Utara (Sultra) kini sangat memprihatinkan karena menjadi lahan pengeboman oleh oknum- oknum yang tidak bertanggung jawab. Hal ini dikatakan instruktur Selam, Rio Hariyanto, di depan peserta Diklat Selam dan Metedologi Penelitian Terumbu Karang di Pulau Bakori, Soropiah , Kabupaten Kendari, Sultra baru- baru ini. Dikatakan olehnya, maraknya pengeboman ikan dengan bahan peledak di perairan sultra akhir-akhir ini, merupakan ancaman bagi upaya menjual potensi objek wisata bahari daerah Sultra ini. Kepada Wisman maupun domestik, ia menyatakan pula, selama lima hari berada di objek wisata Bahari Pulau Bokori, tak henti-hentinya ia mendengar letusan bom ikan bagaikan perang di tengah laut. Ia bersama peserta diklat yang melakukan penyelaman menyaksikan secara langsung kondisi terumbu karang yang hampoir 100 persen rusak berat akibat pengeboman. 


Pengembangan Alinea 

Mengembangkan beberapa kalimat menjadi gagasan pokok pada sebuah alinea / paragraf.

1. Sastra daerah sangat erat hubungannya dengan sastra nasional
Sastra Indonesia dapat merujuk pada sastra yang dibuat di wilayah Kepulauan Indonesia. Sering juga secara luas dirujuk kepada sastra yang bahasa akarnya berdasarkan Bahasa Melayu. Sastra dalam arti khusus yang kita gunakan dalam konteks kebudayaan, adalah ekspresi gagasan dan perasaan manusia. Setiap daerah mempunyai ciri khas sastra masing-masing. Dengan begitu, sastra daerah sangat erat hubungannya dengan sastra nasional.

2. Adanya sesama manusia dan prinsip kemanusiaan, membuat kita melihat aspek fundamental lain, bahwa menusia ini makhluk sosial
Adanya sesama manusia dan prinsip kemanusiaan, membuat kita melihat aspek fundamental lain, bahwa menusia ini makhluk sosial. Dalam hubungannya dengan manusia sebagai makhluk sosial, manusia selalu hidup berdampingan dengan manusia lainnya. Pada diri manusia ada dorongan dan kebutuhan untuk berhubungan (interaksi) dengan orang lain. Manusia juga tidak akan bisa hidup sendiri dan membutuhkan kehadiran orang lain. Sebagai makhluk sosial, ia juga memiliki tabiat suka kerjasama dan bersaing sekaligus.

3. Sebagai manusia kita perlu belajar dari pengalaman-pengalaman orang lain
Sebagai manusia kita perlu belajar dari pengalaman-pengalaman orang lain. Dengan belajar dari pengalaman orang lain, kita akan belajar untuk memotivasi diri kita dan dapat menjadikannya sebagai pengalaman yang berharga. Apalagi kita belajar dari orang yang lebih tua dari kita, tentunya kita akan mendapatkan juga nasihat-nasihat dari orang tua kita yang sudah makan asam garam kehidupan. Jadi, jangan malu bertanya pada orang-orang di sekitar kita.

4. Cinta kasih yang sejati meminta korban
Setiap agama mengajarkan cinta kasih, namun dalam praktiknya kelompok tertentu terkadang terjebak pada tindakan kekerasan yang ujungnya minta korban jiwa. Cinta kasih yang sejati meminta korban. Maksudnya adalah jika kita ingin meraih cinta sejati, sebelumnya kita harus rela berkorban untuk sesuatu hal yang kita sukai.

5. Tambahan penduduk yang melebihi tambahan produksi dapat menyebabkan tingkat kemakmuran menjadi berkurang
Tambahan penduduk yang melebihi tambahan produksi dapat menyebabkan tingkat kemakmuran menjadi berkurang. Banyaknya bahan makanan dan mudahnya keadaan kehidupan mempengaruhi berkurangnya kemampuan menurunkan keturunan. Bukti-bukti itu ditemukan oleh Sadler di Negara-negara dan kota-kota besar yang rapat penduduknya dengan angka-angka kelahiran yang rendah.Sukarnya penghidupan dan kurangnya bahan makanan sangat besar pengaruhnya terhadap bahan makanan menurunkan keturunan.