Get Gifs at CodemySpace.com

Senin, 25 Oktober 2010

Tugas Teori Oeganisasi Umum ke-2

Pengertian Organisasi

Organisasi adalah lembaga sosial yang terdiri dari sekumpulan orang dengan berbagai
pola interaksi yang diterapkan. Organisasi dikembangkan untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu. Oleh karena itu, Organisasi adalah kreasi yang memerlukan aturan dan co-operation. Organisasi adalah instrumen sosial yang mempunyai batasan-batasan yang secara relatif dapat diidentifikasikan dan keberadaannya mempunyai basis yang relatif permanen.


Mengapan Seseorang Memerlukan Organisasi?

Karena, dengan mengikuti suati organisasi kita bisa lebih dapat mengeluarkan pendapat kita ke orang banyak. Selain itu pentingnya komunikasi dengan orang-orang disekitar adalah suatu hal yang tidak bisa dipungkiri. Oleh sebab itu ketrampilan berkomunikasi memiliki arti penting dalam kehidupan organisasi. Bahkan bisa dikatakan, ibarat organisasi adalah bagian tubuh makhluk hidup maka komunikasi adalah darah yang mengalir dalam tubuh organisasi tersebut.


Beberapa Pertimbangan Seseorang Mengikuti Organisasi

APA itu Organisasi? Organisasi menurut saya adalah suatu kelompok yang dibentuk secara bersama dan memiliki tujuan sosial serta visi dan misi yang sama. Selain itu organisai juga memiliki ketua dan memilik struktur keanggotaan.

DIMANA? Mengikuti suatu Organisasi bisa dilakukan dimana saja. Bahkan dalam keluarga pun kita juga sudah mengikuti organisasi yang memiliki ketua keluarga yaitu Ayah. Selain itu, saya juga pernah mengikuti beberapa Organisasi yaitu OSIS pada waktu SMP, Volly pada waktu SMA dan dalam Karang Taruna di lingkungan rumah saya yg pada waktu itu saya menjabat sebagai Sekretaris I.

MENGAPA, KAPAN & Siapa? Saya mengikuti organisasi-organisasi tersebut karena ingin menambah wawasan saya serta saya bisa mengeluarkan pendapat saya. Pada waktu OSIS SMP saya menjabat sebagai Sekretaris. Mengapa? Karena pada pemilihan OSIS di SMP waktu itu adalah dengan cara ditunjuk oleh Pembina Osisnya. Saya senang karena beliau bisa mempercayai saya memegang jabatan ini. Pada waktu Volly di SMA saya hanya sebagai anggota dari team saya saja. Karena saat itu saya hanya mengikuti sampai 2 tahun saja. Berikutnya organisasi di Karang Taruna saya menjabat sebagai Sekretaris I. Pada waktu itu juga pemilihan nya ditunjuk oleh Ketua Karang Taruna Saya. Jabatan itu saya pegang hanya 1 tahun saja karena mengingat saya waktu itu sudah kelas 3 SMA jadi saya harus lebih fokus sama kegiatan sekolah saya dan bimbel-bimbel yang saya ikuti. Akan tetapi, setelah saya lulus dari SMA saya kembali memegang jabatan sekretaris itu. “Siapa saja yang boleh mengikuti Organisasi?” Siapa saja boleh, asal ia mau bertanggung jawab atas jabatan yang ia pegang. Semua orang berhak mengikuti organisasi karena organisasi itu sangat penting dalam kehidupan kita. Dalam organisasi kita bisa menambah pengetahuan kita dan wawasan kita, dari yang kita tidak tahu sampai akhirnya kita tauhu.

BAGAIMANA? Mengikuti Organisasi sangat lah mudah, misal nya pada OSIS di sekolah kita, kita bisa mendaftar atau mencalonkan diri kita sendiri. Dalam organisasi kita bekerja sesuai dengan jabatan yang dipegang. Di bawah ini saya akan memberikan Struktur Organisasi di Karang Taruna yang pernah saya ikuti:

Ketua
Bertanggung jawab penuh atas jalannya karang taruna.
Memiliki hak dan wewenang penuh dalam memutuskan suatu keputusan yang diambil secara musyawarah.
Memilih dan menunujuk koordinator Sie masing-masing.

Wakil Ketua
Membantu ketua dalam melayani tugasnya.
Menggantikan ketua apabila berhalangan hadir.

Sekretaris
Menyusun proposal bersama dengan ketua.
Menyusun perihal surat-menyurat (Surat Pernyataan, Permohonan, Undangan, dll).
Menyusun laporan pertanggung-jawaban bersama ketua.
Menyusun dan mendata anggota dan pengurus karang taruna.
Membuka dan menutup rapat sebelum dipimpin oleh ketua.

Bendahara
Bertanggung jawab penuh atas keuangan karang taruna
Mengolah keuangan.
Menetapkan jumlah kas yang ditarik per anggota.
Memutuskan jumlah uang yang akan dikeluarkan.

Sie. Humas
Mengumpulkan informasi yang berhubungan denagan pelaksanaan kegiatan karang taruna.
Melaksanakan hal yang berhubungan dengan masyarakat.
Mempererat hubungan sesama anggota dan pengurus.

Sie. Rohani
Mengadakan kegiatan kerohanian seperti mengaji/tadarus.
Menggalang kegiatan kerohanian seperti baksos, hari-hari keagamaan.

Sie. Olahraga
Mengadakan rutinitas latihan olahraga.
Menggalang lomba olahraga antar karang taruna yang lain.

Sie. Perlengkapan
Menyiapkan segala keperluan kegiatan sesudah dan sebelum kegiatan.
Membantu menyiapkan kegiatam rapat.
Memesan segala sesuatu yang dibutuhkan dalam kegiatan.


NAMA : PRESTYA WULANDARI
NPM : 12109497
KELAS: 2KA14

Selasa, 19 Oktober 2010

Tahu dan Tempe Bisa Picu Sel Kanker Payudara??

Astagfirullah
Kaget banget lho baca berita ini. Salah satu makanan khas Indonesia dan paling favorit yang biasa kita santap dengan makanan lain bisa memicu sel kanker payudara. Padahal kan setiap kita mau makan aja pasti dua makanan (tahu dan tempe) ini gak akan ketinggalan.

Pasal nya Tahu dan tempe yang berbahan dasar kedelai dikenal sebagai makanan murah dan kaya gizi. Konsumsi tahu dan tempe sangat penting bagi wanita, karena dianggap dapat memperlambat penuaan.

Namun, bagi penderita kanker payudara tipe tertentu dianjurkan untuk mengurangi konsumsi tahu dan tempe. Sebab, bisa memicu pertumbuhan sel kanker makin cepat.

Tahu dan tempe mengandung phytoestrogen, yaitu senyawa kimia yang merupakan hormon tumbuhan (phyto artinya tumbuhan), yang memliki struktur kimia menyerupai hormon estrogen pada tubuh manusia. Karena itulah phytoestrogen dianggap bisa membantu menanggulangi masalah penurunan estrogen pada wanita.

Namun, bagi penderita kanker payudara jenis tertentu, konsumsi tahu dan tempe yang bisa memicu makin meningkatnya jumlah hormon estrogen dalam tubuh yang justru bisa merangsang penyebaran kanker lebih cepat.

“Meski tidak semua kanker payudara, namun ada jenis kanker payudara tertentu yang pertumbuhan sel kankernya justru dipengaruhi oleh estrogen. Untuk itu, bagi penderita kanker payudara disarankan untuk mengurangi konsumsi makanan estrogen seperti tahu dan tempe, termasuk juga kulit ayam,” kata Ahli Kesehatan dan pemerhati gaya hidup lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegeoro Semarang, Dr Grace Judio Kahl, Msc,MH,CHt dalam acara Talk Show Kesehatan di FX Plasa Sudirman, Jakarta.

Meski tahu tempe berbahaya untuk penderita kanker payudara jenis tertentu, makanan yang mudah didapat dengan harga murah ini tetap memiliki manfaat, tentunya bagi mereka yang tidak memiliki pantangan untuk mengonsumsi kedelai.

“Untuk itu, selektif dalam memilih makanan itu penting, terutama bagi Anda yang mengidap penyakit tertentu. Konsultasi dengan dokter ahli gizi untuk membantu mengatur pola makan,” ujar dr Grace.

Apa kita harus mengurangi dua makanan favorit ini?? Mungkin setidaknya jangan setiap hari aja yaa kita konsumsi makanan ini.
Wallahualam..

Kamis, 14 Oktober 2010

Mencegah Jerawat Datang

Jerawat yang kerap datang menempel di wajah kita memang menjengkelkan. Kita merasa minder dan risih dalam pergaulan sehari-hari. Berikut ini ada beberapa tips agar jerawat enggan bertandang di wajah kita lagi
- Gunakan pembersih khusus seperti lotion atau sabun khusus untuk kulit berjerawat.
- Selalu jaga kebersihan kulit wajah, tangan, serta perangkat rias. Begitu juga dengan kebersihan rambut, terutama jika rambut Anda panjang dan berponi, karena minyak serta kotoran yang ada pada rambut dapat menempel pada kulit.
- Hindari makan makanan yang berlemak (cokelat, kacang, daging ).
- Hindari merokok.
- Tidur yang cukup.
- Mengonsumsi makanan sehat dan seimbang.
- Makan buah untuk membantu mengeluarkan racun dari dalam tubuh.
- Minum air putih sebanyak 8 gelas sehari untuk membersihkan ginjal dan hati serta mengeluarkan racun dari dalam, sehingga kulit menjadi sehat, bersih dan cerah.
- Hindari stres.
- Olahragalah secara teratur.
- Pilih kosmetik yang larut dalam air, hindari kosmetik yang mengandung minyak.
Lakukan yang secara teratur yaah :)
hehehe:)

Senin, 11 Oktober 2010

TUGAS 1 - TEORI ORGANISASI UMUM

NAMA  : PRESTYA WULANDARI
NPM      : 12109497
KELAS    : 2 KA 14
  
Pada Tugas pertama Teori Organisasi Umum ini saya akan menceritakan pengalaman saya saat mengikuti organisasi pada saat saya masih duduk di bangku SMP. Sebelumnya saya akan mendefinisikan arti Organisasi secara umum. Organisasi secara umum yaitu suatu kelompok orang dalam suatu wadah untuk mencapai tujuan bersama. Organisasi pada dasarnya digunakan sebagai tempat atau wadah dimana orang-orang berkumpul, bekerjasama secara rasional dan sistematis, terencana, terorganisasi, terpimpin dan terkendali, dalam memanfaatkan sumber daya, sarana-parasarana, data, dan lain sebagainya yang digunakan secara efisien dan efektif untuk mencapai tujuan organisasi.
Pengalaman saya saat ikut organisasi adalah pada saat SMP dan Karang Taruna RT saya, tapi disini saya akan menceritakan saat saya mengikuti organisasi pada saat SMP saja, yaitu OSIS. Disini saya menjabat sebagai sekretaris umum, ada suka duka selama menjabat sebagai sekretaris umum. Setiap ada event pertemuan saya selalu ikut serta hadir mendampingi Ketua OSIS maupun Wakil Kesiswaan. Setiap ada kegiatan, sekretaris mencatat segala sesuatu yg ada pada rapat, pertemuan atau pun pada suatu acara. Sekretaris disini bertugas mencatat apa yg ada dlm rapat. Sekretaris juga membuat laporan mingguan atau harian mengenai segala macam acara yg ada dlm kurun waktu tersebut. Ada pula laporan harian ( setiap rapat osis ) sekretaris juga wajib mencatat absen anggota osis yg hadir, dan mencatat isi dan keputusan rapat.
Saya juga mendampingi  kepala sekolah saat ada acara di sekolah beserta Wakil Kesiswaan. Di organsasi OSIS ini banyak tugas dan kewajiban masing2 bahkan sie. Sekretaris pun juga mempunyai wakil yg mana wakil sekretaris membantu tugas dr sekretaris. Mengikuti organisasi sangat menyenangkan sekali. Disini kita bisa belajar cara berorganisasi.

Selasa, 05 Oktober 2010

Lirik Ku Tetap Menanti - Nikita Willy

Meski dirimu bukan milikku
Namun hatiku tetap untukmu
Berjuta pilihan disisiku
Takkan bisa mengantikanmu

Walau badai menerpa
Cintaku takkan ku lepas
Berikan kesempatan untuk membuktikan
Ku mampu menjadi yang terbaik
Dan masih menjadi yang terbaik

Ku akan menanti
Meski harus penantian panjang
Ku akan tetap setia menunggumu
Ku tahu kau hanya untukku

Biarkan waktuku
Habis oleh penantian ini
Hingga kau percaya betapa besar
Cintaku padamu ku tetap menanti

Walau badai menerpa
Cintaku takkan ku lepas
Berikan kesempatan untuk membuktikan
Ku mampu jadi yang terbaik
Dan masih jadi yang terbaik

Ku akan menanti
Meski harus penantian panjang
Ku akan tetap setia menunggumu
Ku tahu kau hanya untukku

Biarkan waktuku
Habis oleh penantian ini
Hingga kau percaya betapa besar
Cintaku padamu ku tetap menanti

Penantian panjang

Ku akan menanti
Meski harus penantian panjang
Ku akan tetap setia menunggumu
Ku tahu kau hanya hanya untukku

Biarkan waktuku
Habis oleh penantian ini
Hingga kau percaya betapa besar
Cintaku padamu ku tetap menanti

Cintaku padamu..
Ku tetap menanti

Meski dirimu bukan milikku
Namun hatiku tetap untukmu


Lagi suka lagu ini lhhooo ^_^

Rabu, 23 Juni 2010

Pohon Bisa Selamatkan Bumi Tercinta

Banyak cara dapat kita lakukan untuk menyelamatkan Bumi yang kian rapuh. Salah satunya dengan menanam pohon, sang primadona efek pemanasan Bumi, penyelamat lingkungan.

Pohon adalah salah satu keajaiban alam terhebat. Semua ajaran agama dengan tegas menempatkan pohon menjadi simbol dan sumber kehidupan manusia. Relief-relief di Candi Borobudur, Candi Prambanan, dan candi-candi lain melukiskan pohon dalam kehidupan kita. Sakral dan romantis. Cinta dan kedamaian terukir dengan menanam pohon dan segala aktivitas kehidupan di bawah pohon. Kebencian dan anarki dilukiskan dengan menebang pohon.

Pohon adalah pembentuk ruang paling dasar (akar dan tanah = lantai, batang = tiang, ranting dan daun = atap) yang menciptakan keteduhan agar manusia dapat melakukan aktivitas di bawahnya. Sang Buddha Gautama merenung hening di bawah pohon Bodi (Ficus religiosa). Para murid yang sekolahnya ambruk tetap dapat belajar di bawah kerindangan pohon.

Bumi dan perempuan adalah satu. Kata bumi sendiri berkonotasi perempuan. Bumi tempat pohon berpijak menghujamkan akarnya. Bumi, pohon, dan perempuan menginspirasi Sutradara Garin Nugroho untuk membuat film terbarunya berjudul Under The Tree. Bagi Garin, pohon mempunyai banyak makna yang menjadi bagian tak terlupakan dalam kehidupan semua orang di Bumi. Pohon dan perempuan juga telah mendorong Gerakan Perempuan Tanam dan Pelihara Sepuluh Juta Pohon (1/12/2007) untuk menyelamatkan Bumi.

Pohon Beringin (Ficus benjamina) dipilih sebagai lambang Persatuan Indonesia, sila ketiga Pancasila. Pohon kalpataru (Barringtonia asiatica), pohon kehidupan, dijadikan simbol penghargaan bagi pahlawan pelestarian lingkungan hidup. Meski bukan partai hijau, sebuah partai politik besar justru memakai lambang pohon beringin untuk mencitrakan partai yang memberi keteduhan kepada rakyat.

Pusat-pusat kota di Jawa ditandai dengan dua pohon beringin kurung di alun-alun sebagai titik nol kota. Pohon kamboja (Plumeria alba) banyak ditanam di pura-pura suci di Bali atau di tanah pemakaman di Jawa.

Sebutan kota-kota kita juga ada yang berasal dari ciri khas pohon-pohonnya, seperti Semarang (pohon asam yang ditanam jarang-jarang), Bogor yang identik dengan pohon kenari. Begitu pula sejumlah kawasan di Jakarta, dulu Sunda Kelapa (Cocos nucifera), kawasan Menteng (Baccaurea recemosa), Cempaka Putih (Michelia alba), Karet (Ficus elastica), Kemang (Mangifera caecea), Kelapa Gading (Cocos capitata), Kapuk (Ceiba petandra), Kosambi (Schleichera oleosa), atau Kebayoran (Bayur = Pterospermum javanicum).

Tetapi pohon-pohon kini merana karena tumbang ditiup angin atau ditebangi tanpa terkendali. Padahal, pohon wajib dilindungi dan dilestarikan apa pun alasannya. Menebang pohon sama saja mempercepat ajal kita.

Pada era pemanasan Bumi dan berbagai bencana alam (banjir, tanah longsor, pencemaran udara, krisis air) terjadi, gerakan penanaman pohon besar yang lebih banyak lagi merupakan hal mutlak. Pohon berjasa menahan air dalam tanah, mencegah erosi dan longsor, menjadi habitat bagi beragam makhluk hidup, memproduksi oksigen, menyerap karbondioksida—gas rumah kaca penyebab pemanasan global—menyaring gas polutan, meredam kebisingan, angin dan sinar matahari, dan menurunkan suhu kota.

Menanam pohon sebenarnya berbicara tentang kearifan konsumsi-investasi, menjamin kelangsungan lingkungan hidup warga dan kota. Selalu ada alternatif penyelesaian cerdas dalam membangun kota tanpa harus menebangi pohon jika kita mau berpikir panjang. Seluruh warga hendaknya berpartisipasi menggerakkan lompatan besar menghijaukan kota melawan proses penggurunan kota (hutan beton).

United Nations Environment Programme (UNEP, 2007) berkampanye ”Plant for the Planet: Billion Tree Campaign”, sebagai salah satu upaya memulihkan kondisi Bumi dari pemanasan global melalui gerakan menanam pohon (http://www.unep.org/billiontreecampaign). Di kita, gerakan penghijauan masih sekadar seremonial belaka. Terbengkalai, tidak dipelihara, dan mati.

Menanam pohon ada aturannya, tidak asal tanam. Penanaman pohon mensyaratkan kecocokan jenis pohon (pantai, dataran rendah, pegunungan), fungsi (ekologis, ekonomis, estetis), ketepatan cara (standar keamanan dan keselamatan), waktu penanaman, penyediaan, pemilihan, dan pendistribusian (dalam jumlah besar), serta pemeliharaan pascatanam. Penanaman harus memerhatikan segi estetika arsitektural, lanskap visual kota, peran maksimal terhadap lingkungan, aman terhadap konstruksi, batang tak mudah patah, dan berumur panjang (ratusan tahun).

Pohon-pohon pengikat tanah dan penyimpan air tanah ditanam di lahan kritis yang rawan longsor dan erosi. Pohon bakau memagari kawasan tepian pantai hingga menyusup ke jantung kota melalui bantaran kali untuk mencegah intrusi air laut, menahan abrasi pantai, menahan air pasang, angin dan gelombang besar dari lautan lepas, mencegah pendangkalan dan penyempitan badan air, menyerap limpahan air dari daratan (saat banjir), menetralisasi pencemaran air laut, dan melestarikan habitat tiga ekosistem hutan bakau yang kaya keanekaragaman hayati.

Jenis pohon tertentu terpilih sebagai pohon penyelamatan (escape trees) yang ditanam di sepanjang jalur evakuasi bencana (escape route) menuju taman atau bangunan penyelamatan (escape building) lainnya. Penanaman pohon besar di sepanjang jalur hijau jalan, jalur pedestrian, bantaran rel kereta api, jalur tegangan tinggi, serta jalur tepian air bantaran kali, situ, waduk, tepi pantai, dan rawa-rawa akan membentuk infrastruktur hijau raksasa yang berfungsi ekologis. Kota pohon memberi keteduhan pada pejalan kaki dan penunggang sepeda.

Berbagai penelitian membuktikan, 1 hektar ruang terbuka hijau (RTH) yang dipenuhi pohon besar menghasilkan 0,6 ton O2 untuk 1.500 penduduk/hari, menyerap 2,5 ton CO2/tahun (6 kg CO2/batang per tahun, menyimpan 900 m3 air tanah/tahun, mentransfer air 4.000 liter/hari, menurunkan suhu 5°C-8°C, meredam kebisingan 25-80 persen, dan mengurangi kekuatan angin 75-80 persen. Setiap mobil mengeluarkan gas emisi yang dapat diserap oleh 4 pohon dewasa (tinggi 10 m ke atas, diameter batang lebih dari 10 cm, tajuk lebar, berdaun lebat).

Pemerintah perlu menyurvei ulang, mendeteksi tingkat kesehatan dan keamanan, serta mengambil tindakan perawatan, pemeliharaan, dan asuransi pohon. Unit reaksi cepat perlu tanggap memberi pertolongan darurat, memangkas pohon sakit atau rawan tumbang, menyingkirkan pohon tumbang, mengangkut, dan mengolah sampah pohon, serta didukung standar kinerja, kompetensi pekerjaan, sertifikasi tenaga pengawas, dan pelaksana pemeliharaan pohon. Ini agar warga kota tidak paranoid, takut pohon tumbang saat musim hujan tiba atau ada angin puting beliung.

Pemerintah bersama masyarakat dapat memelihara dan melindungi pohon. Kita dapat mengadopsi dan menjadi orang tua angkat pohon-pohon besar di depan rumah.

Ada beberapa pohon yang layak tanam untuk kota besar seperti Jakarta, yaitu pohon trembesi/Ki Hujan (Samanea saman), asam (Tamarindus indica), mahoni (Swietenia mahogani), tanjung (Mimusops elengi), atau bintaro (Cerbera manghas). Selain itu, pohon buah-buahan yang menarik bagi burung dan tupai dapat pula ditanam di lingkungan rumah kita, seperti pohon mangga (Mangifera indica), sawo kecik (Manilkara kauki), rambutan (Nephelium lappaceum), nangka (Artocarpus integra). Kawasan pantai dapat ditanami waru laut (Hibiscus tiliaceus), cemara laut (Casuarina equisetifolia), nyamplung (Calophyllum inophyllum), ketapang (Terminilia cattapa).

Kita tidak akan pernah dapat menghargai pohon selama kita tak pernah mendengarkan bahasa pohon. Seperti pepatah bijak dari China 500 SM, ”jika engkau berpikir untuk satu tahun ke depan, semailah sebiji benih, jika engkau berpikir untuk sepuluh tahun ke depan, tanamlah sebatang pohon”. Ingat pula, kata Al Gore, ”Plant trees, Lots of trees,” (An Inconvenient Truth, Al Gore, 2007).

Senin, 28 Desember 2009

Asal Usul Winnie The Pooh

Asal Nama Winnie the Pooh

Nama Winnie the Pooh sendiri punya sejarah cukup panjang. Pooh diambil dari julukan seekor angsa yang ditemui Christopher Robin saat liburan. Sementara nama Winnie berasal dari nama seekor beruang hitam Kanada milik seorang tentara bernama Letnan Harry Colebourne. Colebourne membeli bayi beruang hitam itu dari seorang pemburu lokal dengan harga U$ 20 saat kereta yang ditumpanginya berhenti di White River, Ontario.  Colebourne kemudian menamai bayi beruang ini “Winnipeg” yang belakangan disingkat menjadi “Winnie”
Saat pasukan Colebourne diminta untuk ikut bertempur di Paris, Colebourne kemudian menyerahkan Winnie pada London Zoo. Di tempat inilah si beruang Winnie bertemu Christopher Robin yang tengah berkunjung ke kebun binatang. Demikian sayangnya Christopher Robin pada Winnie, sampai-sampai ia menamai boneka beruangnya “Winnie”.
Winnie si beruang hitam sendiri hidup di London Zoo sampai tahun 1934.


Winnie the Pooh dalam film

Pada 4 Februari 1966, untuk pertama kalinya diluncurkan tayangan animasi Winnie the Pooh produksi Walt Disney.  Dalam animasi berjudul “Winnie the Pooh and the Honey Tree" ini berkisah tentang Pooh yang berburu madu. Pooh meminjam balon milik Christopher Robin dan mendarat di sebuah sarang lebah. Para kawanan lebah ini kemudian mengejar Pooh, sehingga Pooh terpaksa berlindung di suatu kubangan lumpur.
Dalam tayangan yang diambil dari dua seri pertama buku Winnie the Pooh ini juga dikisahkan juga tentang Pooh yang kegemukan karena terlalu banyak makan madu. Alkisah, Pooh yang tengah berkunjung ke rumah Rabbit disuguhi madu. Pooh terlalu banyak melahap madu sampai kegemukan, sampai tak bisa keluar dari pintu liang rumah Rabbit.
Kisah-kisah Winnie the Pooh yang sederhana, dengan karakter menggemaskan membuatnya populer dan dicintai anak-anak. Pada 20 Desember 1968, Walt Disney kembali memproduksi tayangan animasi Pooh. Tayangan berjudul “Winnie the Pooh and Blustery Day” ini sukses menggondol Academy Award dan kemudian dirilis dalam bentuk film bertajuk “The Horse in the Gray Flanel Suit”
Masih ada banyak lagi film Winnie the Pooh. Mulai dari: The Many Adventures of Winnie the Pooh (1977), The Tigger Movie (2000), Piglet’s Big Movie (2003), Pooh’s Heffalump Movie (2005). Dan yang terbaru, akan dirilis The Walt Disney Company pada tahun 2011 dengan judul Winnie the Pooh.
Yuk, siap-siap berlari, berguling dan berburu madu bersama Winnie the Pooh!