Get Gifs at CodemySpace.com
Tampilkan postingan dengan label Tugas Bahasa Indonesia 2. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tugas Bahasa Indonesia 2. Tampilkan semua postingan

Selasa, 03 April 2012

Resensi Film 'Mini Seri' Tikus & Kucing Mencari Cinta >> Mona Berbulu Domba


Judul : Tikus dan Kucing Mencari Cinta 
Genre : Drama (Mini Seri)
Episode : Mona Berbulu Domba
Durasi : 80 menit

Pemain Utama :
Dinda Kirana sbg Rona
Stuart Collin sbg Endrike

Pemain lainnya :
Ricky Cuaca sbg Timmy
Conchita Caroline sbg Sonya
Yova Yopha sbg Alicia
Gita Virga sbg Mona
Harry de Fretes sbg Pak Munaf (guru sekolah)
Willa Julaiha sbg Ibu Barbara (guru sekolah)
Icha Anisa sbg Sherly
Reand sbg -

Berawal dari seorang murid baru bernama Mona yang dari awal sudah tidak suka pada Rona. Entah kenapa Mona selalu sinis terhadap Rona. Lain halnya sikap Mona terhadap teman-teman Rona termasuk pacar Rona. yaitu Endrike yang begitu sangat amat baik. Suatu saat Pak Munaf menyuruh Rona untuk mengembalikan buku-buku ke perpustakaan. Saat menuju ke perpustakaan, tiba-tiba Mona menabrak Rona yang jelas-jelas sedang membawa buku banyak dan akhirnya Rona terjatuh dan akhirnya Rona dihukum Ibu Barbara untuk membersihkan Perpustakaan. Saat itu juga lah Rona mengajukan kepada sahabat-sahabat Tikus Kucingnya agar Mona menjadi "Enemy of the Week" mereka. Tapi sayangnya, sahabat-sahabat Rona tidak ada yang setuju karena menurut mereka Mona itu adalah orang yang saangaaat baik untuk mereka. 

Konflik dimulai sejak sahabat-sahabat Rona semakin membela Mona, karena menurut mereka Mona adalah teman yang baik. Selain itu, secara diam-diam Mona mendekati Endrike, pacarnya Rona. Saat itu Endrike sedang belajar di Perpustakaan, kemudian tiba-tiba Mona mendekatinya dan meminta Endrike untuk mengajarinya pelajaran Bahasa Inggris dan disaat itu Rona mulai cemburu. Rona akhirnya mencoba mendekati Mona, tetapi tetap saja Mona sangat mengacuhkan Rona. Dan saat mereka berbicara, sahabat-sahabat Rona melihat seakan-akan Rona sedang menegur Rona dan akhirnya Rona pura-pura jatuh pingsan. Disaat Rona sedang meyakini sahabat-sahabat dan pacarnya bahwa Mona itu jahat dan licik seperti 'Serigala Berbulu Domba' mereka justru tidak pernah percaya pada Rona. Karena Mona yang mereka lihat tidak seperti itu. Pada saat Pak Munaf ingin mengadakan ulangan, Mona meminta pindah tempat duduk di depan dengan alasan pertama Mona tidak kelihatan jika duduk dibelakang. Rona tidak setuju jika Mona pindah duduk di depan, tatapi Mona punya alasan lain yaitu Mona mengaku menderita Tumor di matanya. Dan akhirnya Pak Munaf mengijinkan Mona untuk duduk di depan di sebelah Timmy. Disaat yang lain Mona terus mendekati Endrike dan sampai akhirnya mereka sepakat untuk menjadi kakak-adik. Awalnya Endrike tidak setuju dengan pendapat Mona tetapi setelah Mona memelas pada Endrike, Endrike setuju dengan pendapat Mona. Mona semakin puas karena terus bisa dekat dengan pacar Rona, dan sahabat-sahabat Rona.

Sampai pada suatu hari Rona semakin tidak tahan terhadap perlakuan Mona, apalagi teman-teman Rona termasuk sahabat-sahabat dan pacar Rona juga semakin tidak mempercayainya. Rona memutuskan untuk pindah sekolah. Di saat yang lain saat Timmy sedang mengembalikan buku-buku pelajaran kepada Ibu Barbara, Ibu Barbara sedang menerima telepon dari Mamanya Mona yang sekarang ini sedang berada di Jepang. Mamanya Mona memastikan bahwa anaknya bisa bergaul di sekolah barunya tersebut, sampai pada pembicaraan terakhir Ibu Barbara menyinggung soal penyakit Mona. Dan ternyata Mona sehat walafiat, dia tidak menderita penyakit apa-apa. Timmy yang mendengar pembicaraan itu sangat terkejut. Disaat Rona sedang sedih akan perlakuan teman-temannya, Timmy menyusun suatu rencana yang tidak diketahui siapapun. Timmy menghubungi Sonya dan Alicia untuk datang ke taman. Di taman, Timmy menceritakan apa yang didengarnya saat di ruangan Ibu Barbara. 

Keesokan harinya, saat Rona mengajukan keputusan perpindahan ke sekolah lain kepada Ibu Barbara, Ibu Barbara menolak keputusan itu karena permintaan Sonya dan Alicia. Awalnya Rona tidak terpengaruh, tetapi setelah Sonya dan Alicia meyakini Rona, Rona pun membatalkan keputusannya untuk pindah sekolah. Di saat itu juga Rona, Sonya dan Alicia anak-anak dari Tikus Kucing, menjadikan Mona menjadi 'Enemy of the Week' mereka. Mereka menyusun rencana untuk membuat pelajaran kepada Si Mona Berbulu Domba dibantu dengan Timmy. Rencana mereka pun berhasil. Akhirnya Mona ketahuan bohong selama ini. Dan anak-anak satu sekolah pun tahu. Akhirnya semua kembali normal, seperti biasanya. Endrike pacar Rona juga meminta maaf terhadap Rona, begitu juga dengan semua teman-temannya.

Kelebihan dan Kekurangan :
Menurut saya sendiri mini seri ini sangat bagus. Kelebihannya yaitu pemainnya sangat memerankan perannya dengan sangat bagus. Sampai-sampai saat terjadinya konflik, film ini sangat terasa sekali dimana konflik itu dirasakan. Saya sempat meneteskan air mata saat Rona dijauhkan terhadap teman-temannya dan pacarnya. Tetapi kekurangan dari film ini yaitu sebenarnya saya agak bingung juga, kenapa si Mona langsung membenci Rona karena di film ini tidak ada penjelasannya. 

Selasa, 13 Maret 2012

Keindahan Waduk Gajah Mungkur


Di blog saya kali ini, saya akan menceritakan tentang Keindahan Alam Waduk Gajah Mungkur. Sebenarnya mau cerita tentang Grojogan Sewu Tawangmangu di Solo sih, tapi agak sedikit lupa. Dan akhirnya saya memutuskan untuk menceritakan tentang keindahan alam di Waduk Gajah Mungkur.

Waduk Gajah Mungkur adalah sebuah waduk yang terletak 3 km di selatan Kota kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Perairan danau buatan ini dibuat dengan membendung sungai terpanjang di pulau Jawa yaitu sungai Bengawan Solo. Biaya masuknya pun cukup murah.




Di akhir Desember tahun 2008, saya pergi pulang kampung ke desa Ibu saya di Wonogiri karena adik Ibu saya akan menikah, jadi kami sekeluarga memutuskan untuk pulang kampung sembari refreshing. Berhubung waktu itu lagi senggang dan paman saya ngajak jalan-jalan keluar. Katanya mau makan ikan bakar nila atau gurami di Waduk Gajah Mungkur. Disana memang terkenal dengan ikan bakar nila dan guraminya. Ikan bakar disini sangat enak dan murah looh, jadi harus dicobaa yaah. Apalagi makannya di sebuah saung mungil di tengah Waduk Gajah Mungkur. Waah, jarang banget itu ditemuin di Jakarta. Di waduk ini memang banyak sekali kapal yang mengelilingi perairan. Kapal tersebut memang sengaja digunakan untuk menyebrang ke salah satu saung mungil untuk tempat makan atau memancing para wisatawan.




Tapi karena ibu saya tidak berani naik perahu untuk menyebrangi waduk, kamu sekeluarga memutuskan tidak makan di tengah waduk.. Huhuhu, nyesel banget. Tapi suatu saat nanti, saya harus makan di tengah waduk gajah mungkur tersebut. Kebetulan bulan itu bulan Desember yang memang lagi musim hujan, jadi air di waduknya penuh. Padahal kalau musim kemarau biasanya agak kering gitu.. Jadi memang udah rejeki nih kayaknya.




Di Kabupaten Wonogiri memang merupakan salah satu objek wisata yang ramai dikunjungi saat musim liburan tiba. Beruntung banget bisa nikmatin tempat kayak gini, mumpung tempatnya lagi sepi jadi serasa punya sendiri deh. Hehe.. Kalo liburan kan pasti full banget. Jalan akses menuju ke Waduk pun juga sangat indah dan memukau pastinya. Sering kali saya melewati beberapa belahan bukit yang gundukannya seperti batu kapur putih. Jadi tempat ini memang wajib untuk dikunjungi. Tempat parkirnya juga sangat luas, kalo musim liburan tiba tempat parkir disini akan membludak (penuh banget maksudnya). Tapi sebenarnya nih ya, tempat ini itu agak gersang terutama kalo lagi musim kemarau. Jadi lebih baik kalo mau mengunjungi tempat wisata ini saat musim hujan aja. Selain angin nya sepoi-sepoi, lingkungan di sekitar juga terlihat lebih asri.




Bahkan kata Ibu saya dahulu di jaman Bapak Suharto masih menjadi Presiden, tempat ini sering kali dipergunakan untuk pertemuan para pejabat Indonesia.

Oh iya, selain wisata kuliner dan waduknya disini juga ada banyak hewan yang memang sengaja dipelihara untuk menarik para wisatawan. Ada gajah, rusa, dan lain-lain. 





Semua hewan-hewan disini ada di dalam kandang, tapi ada beberapa monyet kecil (kalo orang jawa bilangnya kethek) yang berkeliaran dimana-mana untuk mengajak main para wisatawannya loh. Hayooo, siapa yang mau main sama si “kethek” itu?? Hihihi.. Tapi kalo lagi liat hewan-hewan disini, hati-hati sama makanan yang dibawa yaa, nanti di rebut sama si “kethek” itu. Hehehe.. Puas makan dan main-main seharian akhirnya sebelum sore hari tiba kami sekeluarga pulang ke rumah nenek dikarenakan hujan turun.