Senin, 28 Desember 2009

Asal Usul Winnie The Pooh

Asal Nama Winnie the Pooh

Nama Winnie the Pooh sendiri punya sejarah cukup panjang. Pooh diambil dari julukan seekor angsa yang ditemui Christopher Robin saat liburan. Sementara nama Winnie berasal dari nama seekor beruang hitam Kanada milik seorang tentara bernama Letnan Harry Colebourne. Colebourne membeli bayi beruang hitam itu dari seorang pemburu lokal dengan harga U$ 20 saat kereta yang ditumpanginya berhenti di White River, Ontario.  Colebourne kemudian menamai bayi beruang ini “Winnipeg” yang belakangan disingkat menjadi “Winnie”
Saat pasukan Colebourne diminta untuk ikut bertempur di Paris, Colebourne kemudian menyerahkan Winnie pada London Zoo. Di tempat inilah si beruang Winnie bertemu Christopher Robin yang tengah berkunjung ke kebun binatang. Demikian sayangnya Christopher Robin pada Winnie, sampai-sampai ia menamai boneka beruangnya “Winnie”.
Winnie si beruang hitam sendiri hidup di London Zoo sampai tahun 1934.


Winnie the Pooh dalam film

Pada 4 Februari 1966, untuk pertama kalinya diluncurkan tayangan animasi Winnie the Pooh produksi Walt Disney.  Dalam animasi berjudul Winnie the Pooh and the Honey Tree" ini berkisah tentang Pooh yang berburu madu. Pooh meminjam balon milik Christopher Robin dan mendarat di sebuah sarang lebah. Para kawanan lebah ini kemudian mengejar Pooh, sehingga Pooh terpaksa berlindung di suatu kubangan lumpur.
Dalam tayangan yang diambil dari dua seri pertama buku Winnie the Pooh ini juga dikisahkan juga tentang Pooh yang kegemukan karena terlalu banyak makan madu. Alkisah, Pooh yang tengah berkunjung ke rumah Rabbit disuguhi madu. Pooh terlalu banyak melahap madu sampai kegemukan, sampai tak bisa keluar dari pintu liang rumah Rabbit.
Kisah-kisah Winnie the Pooh yang sederhana, dengan karakter menggemaskan membuatnya populer dan dicintai anak-anak. Pada 20 Desember 1968, Walt Disney kembali memproduksi tayangan animasi Pooh. Tayangan berjudul “Winnie the Pooh and Blustery Day” ini sukses menggondol Academy Award dan kemudian dirilis dalam bentuk film bertajuk “The Horse in the Gray Flanel Suit”
Masih ada banyak lagi film Winnie the Pooh. Mulai dari: The Many Adventures of Winnie the Pooh (1977), The Tigger Movie (2000), Piglet’s Big Movie (2003), Pooh’s Heffalump Movie (2005). Dan yang terbaru, akan dirilis The Walt Disney Company pada tahun 2011 dengan judul Winnie the Pooh.
Yuk, siap-siap berlari, berguling dan berburu madu bersama Winnie the Pooh!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar